Profil
TEXTIL SULCA
Ini dimulai sebagai proyek keluarga di kota Huamanga-Ayacucho, ketika Don Benigno Sulca Sauñe dan istrinya Teresa Leon, bersama dengan lima anak mereka, memproduksi tekstil buatan tangan. Karena keadaan politik dan sosial yang dialami Peru pada tahun 1980-an, termasuk terorisme, yang mempengaruhi beberapa keluarga dan memaksa mereka untuk terlibat dalam berbagai kegiatan, keluarga Sulca memutuskan untuk mempromosikan proyek untuk membantu kaum muda, ibu tunggal, dan keluarga rentan, dengan fokus pada produksi tekstil pra-Kolumbia dan dengan demikian memberikan sarana dukungan ekonomi. Kreativitas dan keterampilan keluarga Sulca dalam seni tekstil berkembang, dan Benigno Sulca diundang oleh berbagai pemerintah daerah dan provinsi untuk memamerkan kontribusinya terhadap seni tekstil dan mengajarkan pengrajin lain dari berbagai komunitas. Kemudian, Tuan Walter Sulca Leon, putra ketiga Don Benigno dan Teresa Leon, pindah ke Cusco untuk terus mempromosikan seninya, karena Cusco adalah tujuan wisata dan budaya yang populer. Walter Sulca Leon dan istrinya, Elizabeth Flores Pareja, memutuskan untuk memulai proyek "RUMAH-MUSEUM TEKSTIL SULCA", yang terletak di komunitas Huayllarcocha di Cusco. Proyek ini menampilkan lokakarya tentang budaya hidup, sebuah cadangan untuk camelid Amerika Selatan, dan galeri seni yang memamerkan tekstil pra-Kolumbia dan kontemporernya. Museum pribadi Sulca "Kumpicamayuc", yang dianggap sebagai penenun terbesar sepanjang masa, juga menyimpan lebih dari 100 koleksi tekstil di semua galeri, mencerminkan seluruh sejarah budaya Peru Kuno kita. Kami juga merupakan Pusat Produksi dan Interpretasi tekstil pra-Kolumbia dan kontemporer, di mana kami memamerkan teknik dan desain nenek moyang orang Peru kuno, melanjutkan warisan material dan budaya mereka. Kami bekerja sama dengan pengrajin dari komunitas Andean di Peru, memungkinkan mereka untuk mempertahankan identitas budaya, sejarah, dan tradisi mereka, sehingga mendukung mereka dalam mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kami juga mempromosikan perdagangan yang adil.